Pendahuluan: Infeksi yang didapatkan saat pasien menerima perawatan di fasilitas medis dikenal sebagai infeksi nosokomial, atau infeksi terkait perawatan kesehatan (HAIs). Terutama di bangsal pediatrik tempat anak-anak dengan sistem kekebalan tubuh yang belum matang berada, tempat tidur pasien dapat berfungsi sebagai reservoir bagi mikroorganisme yang menyebabkan infeksi. Tujuan: Mengidentifikasi bakteri yang berpotensi menyebabkan infeksi nosokomial pada permukaan tempat tidur pasien di Ruang Perawatan Anak RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda. Metode: Penelitian observasional deskriptif menggunakan 40 sampel swab permukaan kasur yang diambil dengan teknik total sampling. Identifikasi bakteri dilakukan melalui kultur pada media Blood Agar dan MacConkey Agar, dilanjutkan pewarnaan Gram dan uji biokimia. Hasil: Seluruh sampel (100%) menunjukkan pertumbuhan pada Blood Agar, sedangkan (57,5%) tumbuh pada MacConkey Agar. Bakteri Gram negatif lebih dominan (57,5%) dibandingkan Gram positif (42,5%). Spesies yang ditemukan meliputi Pseudomonas sp. (30%), Staphylococcus aureus (22,5%), Klebsiella sp. (12,5%), Streptococcus sp. (10%), Bacillus sp. (10%), Acinetobacter sp. (7,5%), dan Citrobacter sp. (7,5%). Simpulan: Permukaan tempat tidur pasien di ruang perawatan anak terkontaminasi berbagai bakteri yang berpotensi menyebabkan infeksi nosokomial, dengan dominasi Pseudomonas sp.
Copyrights © 2026