Keterlibatan generasi muda dalam mengomunikasikan warisan budaya kerap terhalang oleh keterbatasan bahasa serta minimnya pemanfaatan teknologi. Program pengabdian ini dilaksanakan untuk mengasah kemampuan bertutur bahasa Inggris sekaligus menguatkan literasi media siswa melalui pelatihan penulisan narasi cerita digital berbasis identitas bangunan tradisional. Berlokasi di SMA Negeri 1 Abiansemal, kegiatan ini menerapkan pendekatan partisipatif yang mengajak puluhan anggota English Club untuk mengamati ornamen arsitektur lokal, merangkai naskah deskriptif, dan memproduksi konten video melalui gawai. Pendampingan ini terbukti berhasil memperkaya kosakata siswa, memperlancar intonasi bicara di depan kamera, serta menumbuhkan keberanian dalam mengekspresikan nilai-nilai tradisi. Selain itu, para peserta sukses melahirkan puluhan tayangan kreatif berdurasi singkat yang siap dimanfaatkan sebagai sarana promosi budaya. Mengaitkan materi pembelajaran dengan benda fisik di lingkungan sekitar terbukti ampuh membangkitkan rasa percaya diri siswa, sehingga metode ini sangat potensial untuk diterapkan secara konsisten dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah.
Copyrights © 2026