Hasil survei PPNI menunjukkan lebih dari 40% perawat tidak puas dan 60-70% kepuasan kerjanya berada pada kategori sedang hingga rendah, hal ini umumnya dipengaruhi oleh beban kerja dan budaya organisasi. Meskipun penelitian serupa banyak dilakukan di rumah sakit sipil, studi pada rumah sakit militer masih sangat terbatas. Penelitian ini menawarkan kebaruan dengan menguji dinamika kepuasan kerja perawat di RSAU dr. M. Salamun Bandung, yang memiliki karakteristik unik berupa kedisiplinan, hierarki, dan profesionalisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja dan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja perawat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif cross-sectional dengan desain penelitian asosiatif korelasional. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan metode simple random sampling. Jumlah responden 58 orang, selanjutnya dianalisis dengan uji univariat, uji t, dan regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan beban kerja, budaya organisasi, dan kepuasan kerja berada pada kategori sedang. Secara parsial dan simultan, beban kerja dan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, dengan budaya organisasi sebagai faktor paling dominan daripada beban kerja terhadap kepuasan kerja perawat. Saran untuk rumah sakit agar mempertahankan kedisiplinan, hierarki, dan kepemimpinan suportif sebagai strategi menjaga loyalitas serta peningkatan kompetensi perawat melalui pendidikan dan pelatihan.
Copyrights © 2026