This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Tedjo Narko
Universitas Pertahanan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Beban Kerja dan Budaya Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja Perawat di Instalasi Rawat Inap Rsau dr. M. Salamun Bandung Sri Daniati Safari; Murtiningsih Murtiningsih; Oyoh Oyoh; Iin Inayah; Fauziah Rudhiati; Tedjo Narko
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.61633

Abstract

Hasil survei PPNI menunjukkan lebih dari 40% perawat tidak puas dan 60-70% kepuasan kerjanya berada pada kategori sedang hingga rendah, hal ini umumnya dipengaruhi oleh beban kerja dan budaya organisasi. Meskipun penelitian serupa banyak dilakukan di rumah sakit sipil, studi pada rumah sakit militer masih sangat terbatas. Penelitian ini menawarkan kebaruan dengan menguji dinamika kepuasan kerja perawat di RSAU dr. M. Salamun Bandung, yang memiliki karakteristik unik berupa kedisiplinan, hierarki, dan profesionalisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja dan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja perawat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif cross-sectional dengan desain penelitian asosiatif korelasional. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan metode simple random sampling. Jumlah responden 58 orang, selanjutnya dianalisis dengan uji univariat, uji t, dan regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan beban kerja, budaya organisasi, dan kepuasan kerja berada pada kategori sedang. Secara parsial dan simultan, beban kerja dan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, dengan budaya organisasi sebagai faktor paling dominan daripada beban kerja terhadap kepuasan kerja perawat. Saran untuk rumah sakit agar mempertahankan kedisiplinan, hierarki, dan kepemimpinan suportif sebagai strategi menjaga loyalitas serta peningkatan kompetensi perawat melalui pendidikan dan pelatihan.