Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi prioritas kesehatan global dan nasional karena berpotensi menimbulkan komplikasi serius. Data WHO tahun 2025 menyebutkan lebih dari 1,13 miliar penduduk dunia menderita hipertensi, sedangkan Survei Kesehatan Indonesia 2023 mencatat prevalensi 30,8% pada penduduk berusia ≥18 tahun. Di Desa Bangun Rejo tercatat 1.860 kasus hipertensi dalam tiga tahun terakhir. Tujuan: Menggambarkan penerapan manajemen asuhan keperawatan keluarga yang service excellent pada Tn. T dengan hipertensi di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Metode: Penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada satu orang pasien hipertensi beserta keluarganya. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi selama lima kali kunjungan pada Februari 2026. Hasil: Pengkajian menunjukkan tekanan darah 190/120 mmHg disertai nyeri kepala dan tengkuk terasa berat. Diagnosis prioritas adalah manajemen kesehatan keluarga tidak efektif dan perilaku kesehatan cenderung berisiko. Intervensi mengacu SDKI, SLKI, dan SIKI melalui lima tugas kesehatan keluarga. Evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan, perubahan perilaku, dan penurunan tekanan darah. Simpulan: Pendekatan service excellent efektif meningkatkan kualitas asuhan keperawatan keluarga dan pengendalian hipertensi.
Copyrights © 2026