Beton merupakan material konstruksi yang banyak digunakan pada pembangunan gedung, jembatan, jalan, dan berbagai infrastruktur lainnya karena memiliki kekuatan tekan yang baik, durabilitas tinggi, serta bahan penyusun yang mudah diperoleh. Untuk menghasilkan beton yang memenuhi mutu rencana diperlukan perencanaan campuran beton yang tepat melalui penyusunan Job Mix Formula (JMF). Penelitian ini bertujuan untuk menyusun JMF beton normal berdasarkan SNI 03-2834-2000 serta mengevaluasi kesesuaian mutu beton yang dihasilkan terhadap mutu rencana. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium dengan tahapan pengujian karakteristik material, perencanaan campuran beton, pembuatan benda uji silinder berukuran 150 mm × 300 mm, perawatan benda uji selama 28 hari, dan pengujian kuat tekan beton. Hasil pengujian material menunjukkan bahwa agregat halus yang digunakan berada pada Zona III dengan nilai berat jenis SSD agregat kasar dan agregat halus masing-masing sebesar 2,65 dan 2,34. Berdasarkan hasil perencanaan diperoleh nilai faktor air semen (FAS) sebesar 0,55 dengan kebutuhan material per meter kubik beton berupa air 205 kg, semen 372,73 kg, agregat halus 623,62 kg, dan agregat kasar 1108,65 kg. Hasil pengujian kuat tekan beton pada umur 28 hari menunjukkan kuat tekan rata-rata sebesar 21,07 MPa, lebih tinggi dibandingkan mutu beton rencana sebesar 20,75 MPa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode perencanaan campuran beton berdasarkan SNI 03-2834-2000 mampu menghasilkan beton normal yang memenuhi mutu rencana sehingga dapat digunakan sebagai pedoman dalam penyusunan Job Mix Formula pada pekerjaan konstruksi.
Copyrights © 2026