Efektivitas pembelajaran daring bagi anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusif masih menjadi perhatian utama dalam dunia pendidikan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis problematika pembelajaran daring bagi siswa berkebutuhan khusus, mencakup tunagrahita, autisme, hambatan sensoris, dan kesulitan belajar. Penelitian menggunakan metode kajian literatur berdasarkan lima jurnal penelitian relevan yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2022. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran daring bagi anak berkebutuhan khusus belum sepenuhnya efektif karena beberapa faktor yang saling berkaitan: (1) siswa berkebutuhan khusus membutuhkan sentuhan langsung dan pendekatan hands-on yang tidak dapat digantikan media digital; (2) orang tua belum memiliki kompetensi memadai dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus di rumah; (3) ketidaksiapan guru dan pihak sekolah dalam menyesuaikan strategi pembelajaran daring; (4) keterbatasan infrastruktur teknologi; serta (5) lingkungan belajar yang monoton sehingga menurunkan keterlibatan siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran daring tidak dapat sepenuhnya menggantikan tatap muka bagi anak berkebutuhan khusus, dan pendekatan hybrid dikombinasikan dengan pelatihan intensif orang tua serta guru diperlukan untuk meningkatkan efektivitasnya.
Copyrights © 2026