Desa Murnaten memiliki potensi agraris yang luar biasa, khususnya pada komoditas mangga golek, namun masyarakat masih menghadapi permasalahan fluktuasi harga dan tingginya kehilangan hasil pascapanen. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalisasi nilai ekonomi mangga golek melalui pelatihan produksi selai, sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan status kesehatan masyarakat secara komprehensif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang meliputi observasi, penyusunan modul, pelatihan partisipatif, praktik mandiri, hingga pendampingan dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan melibatkan tiga puluh mitra yang terdiri dari kelompok tani dan kader pemberdayaan kesejahteraan keluarga. Hasil utama kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan keamanan pangan, keterampilan teknis produksi, dan motivasi kewirausahaan peserta. Luaran yang dihasilkan berupa produk selai mangga golek berkualitas, modul pelatihan, peningkatan pendapatan rumah tangga, dan publikasi ilmiah. Kesimpulannya, hilirisasi produk pertanian melalui pengolahan selai merupakan strategi efektif yang tidak hanya meningkatkan nilai jual, tetapi juga mendorong diversifikasi pangan dan ketahanan gizi keluarga. Dampak kegiatan ini meliputi terciptanya usaha rumah tangga baru, peningkatan pendapatan keluarga, dan perbaikan pola konsumsi buah yang berimplikasi positif pada pencegahan masalah gizi di tingkat komunitas.
Copyrights © 2026