Desa Bulotalangi Timur merupakan salah satu sentra hortikultura di Kabupaten Bone Bolango yang terkenal dengan produksi sayur kangkung. Meskipun hasil hortikultura di desa ini cukup melimpah, terdapat permasalahan serius yaitu terjadinya penurunan produksi dari tahun ke tahun. Kondisi ini disebabkan oleh menurunnya kualitas lahan, sehingga tanah yang dimanfaatkan tidak lagi mampu memberikan hasil optimal. Oleh karena itu, diperlukan solusi yang tepat, salah satunya melalui pemanfaatan bahan organik. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mengajak Kelompok Tani Moawota untuk memahami konsep pertanian berkelanjutan agar usaha budidaya dapat bertahan dalam jangka panjang, memperkenalkan teknologi pengelolaan limbah jagung menjadi pupuk organik serta cara mengapliaksikannya pada lahan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan praktek langsung pembuatan pupuk organik. Pelaksanaan kegiatan diikuti oleh seluruh anggota Kelompok Tani Moawota yang berjumlah 10 orang. Materi yang diberikan meliputi penyuluhan tentang pertanian organik dan kesehatan lingkungan pertanian, penyuluhan tentang pembuatan pupuk organik berbahan dasar limbah jagung, serta praktik pembuatannya. Melalui kegiatan ini, petani memperoleh pemahaman baru mengenai pemanfaatan limbah jagung sebagai pupuk organik. Sebelumnya, sebagian besar petani hanya mengetahui bahwa pupuk organik berasal dari kotoran hewan, namun kini mereka memahami bahwa terdapat berbagai sumber bahan organik yang dapat diolah menjadi pupuk dan dimanfaatkan secara mandiri.
Copyrights © 2026