Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan siswa dan guru terhadap model pembelajaran Learning Cycle 7E pada keterampilan proses sains siswa SMP. Subjek penelitian terdiri dari guru IPA dan siswa kelas VII SMP Negeri Cecar. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara. Instrumen yang digunakan berupa lembar wawancara. Teknik analisis data melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran IPA di kelas masih berpusat pada guru dengan dominasi metode ceramah, sehingga kesempatan siswa untuk berpartisipasi aktif, melakukan eksperimen, dan berdiskusi masih terbatas. Guru menyatakan bahwa pembelajaran IPA memerlukan model yang sistematis agar mampu meningkatkan minat dan keterlibatan siswa. Siswa juga menyatakan bahwa pembelajaran akan lebih menarik apabila melibatkan kegiatan eksplorasi, percobaan, dan diskusi kelompok. Seluruh responden menyatakan kebutuhan terhadap penerapan model Learning Cycle7E, terutama pada tahapan Elicit, Explore, Explain, Elaborate, Evaluate, Extend, dan Engage untuk meningkatkan aktivitas dan kemampuan berpikir ilmiah. Dari hasil analisis disimpulkan bahwa penerapan model Learning Cycle 7E sangat dibutuhkan sebagai alternatif pembelajaran IPA untuk mengembangkan keterampilan proses sains dan meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran.
Copyrights © 2026