Permasalahan kesehatan mental pada mahasiswa masih menjadi perhatian karena tekanan akademik dan sosial yang dialami mahasiswa tidak selalu diikuti dengan sikap positif untuk mencari bantuan profesional. Hal ini dapat terjadi karena rendahnya pengetahuan mengenai kesehatan mental serta masih adanya hambatan stigma dalam memanfaatkan layanan psikologis. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui adakah hubungan antara mental health literacy dengan sikap mencari bantuan profesional pada mahasiswa. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan dua instrumen yaitu skala mental health literacy dan skala sikap mencari bantuan profesional yang disebar menggunakan Google Form. Teknik analisis data menggunakan korelasi Pearson. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara mental health literacy dengan sikap mencari bantuan profesional pada mahasiswa, dengan nilai koefisien korelasi (Pearson's r) sebesar 0,555 dan nilai signifikansi p < 0,001, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi mental health literacy, maka semakin positif sikap mencari bantuan profesional pada mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, diharapkan mahasiswa dapat meningkatkan literasi kesehatan mental agar mampu mengenali permasalahan psikologis serta lebih terbuka dalam mencari bantuan profesional ketika dibutuhkan.
Copyrights © 2026