AIDS merupakan masalah kesehatan yang serius yang diakibatkan oleh virus HIV. Terdapatnya penurunan efikasi diri pada ODHA akibat stigma yang timbul di masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian konseling spiritual dengan efikasi diri ODHA di Poli Kemuning RSUD Soreang. Metode penelitian ini adalah quasi-experiment dengan populasi 47 pasien HIV/AIDS yang memeriksakan diri ke Poli Kemuning RSUDĀ Soreang. Teknik sampling menggunakan accidental sampling, jumlah sampel 32 responden. Instrumen penelitian menggunakan HIV-SE, analisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan efikasi diri kurang sebelum dilakukan intervensi (75%) pada kelompok perlakuan dan kontrol (62,5%). Nilai efikasi diri sesudah intervensi pada kelompok intervensi kategori baik (43,75%) dan Kelompok kontrol (56,25%) adalah kurang. Hasil uji statistik Wilcoxon diperoleh nilai P = 0,000 pada kelompok perlakuan yang menunjukan ada pengaruh konseling spiritual terhadap efikasi diri danĀ pada kelompok kontrol diperoleh nilai P = 0,058, yang menunjukan tidak ada pengaruh pengaruh konseling spiritual terhadap efikasi diri. Terdapat pengaruh konseling spiritual terhadap efikasi diri ODHA di Poli Kemuning RSUD Soreang Kabupaten Bandung. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi tempat pelayanan kesehatan untuk mengembangkan program atau standar operasional prosedur dengan pendekatan konseling spiritual dalam meningkatkan efikasi diri pada pasien yang dengan HIV/AIDS.
Copyrights © 2024