Kegiatan literasi sekolah merupakan sarana untuk mengembangkan kemampuan literasi bagi siswa melalui kegiatan membaca yang ada di sekolah. Kurangnya minat baca siswa di masa pandemi sehingga sekolah berupaya untuk meningkatkan minat baca melalui perpusatakaan ramah anak. Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi terkait strategi SDN Sidokare IV dalam menggalakan literasi membaca anak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif destkriptif yaitu data yang dikumpulkan berupa bentuk gambar dan kata-kata melalui kegiatan observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian ini adalah di SDN Sidokare IV Sidoarjo. Subyek penelitian ini adalah guru kelas V, peserta didik kelas V, dan Tim Literasi Sekolah (TLS). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu wawancara terstruktur, observasi, angket, dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini adalah data primer. Uji keabsahan data penelitian ini menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian di SDN Sidokare IV bekerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Mutiara Rindang mewujudkan perpustakaan ramah anak yang sesuai dengan jenjang kemampuan membaca anak. SDN Sidokare IV memiliki jenjang buku yakni Jenjang A1, A2, B1, B2, B3 dan C. Dalam mengklasifikan jenjang buku menggunakan stiker hewan mudah dikenali oleh siswa. Selain itu, Guru-guru SDN Sidokare IV menerapkan metode membaca untuk siswa yaitu membaca nyaring (read aloud), membaca bersama (shared reading), dan membaca mandiri (independent reading). Berdasarkan kegiatan tersebut, maka terjadi peningkatan motivasi anak dalam membaca buku sesuai dengan kemampuan bacanya.
Copyrights © 2024