Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media permainan Face Poly terhadap kemampuan sosial emosional anak kelompok B di RA Perwanida 4 Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang berfokus pada penggunaan media permainan Face Poly sebagai variabel bebas dan kemampuan sosial emosional anak sebagai variabel terikat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 67 anak kelompok B di RA Perwanida 4 Palembang, sedangkan sampel penelitian berjumlah 22 anak kelompok B3 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas dan uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-Test dengan bantuan program SPSS. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa penggunaan media permainan Face Poly memberikan pengaruh terhadap kemampuan sosial emosional anak kelompok B di RA Perwanida 4 Palembang. Media permainan Face Poly membantu anak mengenali perasaan diri sendiri, memahami perasaan orang lain, serta meningkatkan kemampuan berinteraksi sesuai dengan aturan sosial. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 18,95 dan nilai rata-rata posttest sebesar 28,14. Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan kemampuan sosial emosional anak setelah diberikan perlakuan menggunakan media permainan Face Poly. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis menggunakan Paired Sample t-Test, diperoleh nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 sehingga Ha diterima dan Hâ‚€ ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media permainan Face Poly berpengaruh signifikan terhadap kemampuan sosial emosional anak kelompok B di RA Perwanida 4 Palembang. Media permainan Face Poly dapat digunakan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan kemampuan sosial emosional anak usia dini
Copyrights © 2026