Pendahuluan: Masa remaja adalah masa transisi antara masa kanak-kanak dan masa dewasa. Masa transisi seringkali menghadapkan individu yang bersangkutan pada situasi yang membingungkan. Hal ini dapat menimbulkan konflik dalam diri remaja yang sering menimbulkan banyak tingkah laku yang aneh, canggung, dan kalau tidak dikontrol akan menimbulkan kenakalan pada remaja salah satunya berupa risiko perilaku seksual berisiko. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian analitik cross-sectional untuk melihat hubungan antara tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dengan sikap seksual pranikah di MTS X Desa Pengambengan. Jumlah sampel penelitian adalah 80 yang didapat dengan metode purposive samplingHasil: Sebagian besar responden (60%) berjenis kelamin perempuan dan sebagian besar responden (52,5%) berusia 16 tahun. Sebagain besar pengetahuan responden mengenai kesehatan reproduksi remaja termasuk dalam kategori baik yaitu 53,8%. Sikap responden terhadap seksual pranikah sebagian besar menunjukkan sikap yang positif yaitu sebanyak 52,5%. Berdasarkan hasil uji chi square diperoleh nilai p-value 0,000 yang berarti ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja dengan sikap seksual pranikah. Simpulan: Pengetahuan yang baik tentang seksualitas dan pranikah penting bagi remaja dalam membuat keputusan yang bijaksana dan bertanggung jawab terkait dengan perilaku seksual mereka.
Copyrights © 2024