Pendahuluan: Kesehatan mental merupakan aspek krusial dalam kesejahteraan individu yang membutuhkan perhatian dari berbagai perspektif, termasuk sudut pandang spiritual dan religius. Salah satu isu yang berdampak signifikan terhadap kesehatan mental dan kehidupan sosial adalah bunuh diri. Fenomena ini mencerminkan keputusan seseorang untuk mengakhiri hidupnya sendiri, yang kerap kali didasari oleh rasa putus asa yang mendalam. Konsep Tri Kaya Parisudha menekankan pentingnya menjaga kesucian pikiran, perkataan, dan perbuatan sebagai panduan hidup yang harmonis dengan ajaran agama. Menerapkan nilai-nilai ini dapat menjadi fondasi yang kokoh dalam mencegah tindakan yang merugikan diri sendiri Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Penerapan Tri Kaya Parisuda Terhadap Upaya Mengurangi Ide Bunuh Diri Di Kalangan Remaja. Metode: Jenis penelitian ini adalah One Group Pre Test-Post Test dengan uji Wilcoxonyang dilaksanakan di SMA N 2 Singaraja. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan teknik purposive sampling dan jumlah sampel yaitu 40 orang. Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan rata-rata nilai pretest yaitu 3,58 dan rata-rata nilai posttest yaitu 2,25. Berdasarkan hasil dari uji Wilcoxon menunjukkan bahwa hasil nilai sig (2-tailed) atau nilai r = 0,000. Simpulan: Nilai ini menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan pada Penerapan Tri Kaya Parisuda Terhadap Upaya Mengurangi Tindakan Bunuh Diri Di Kalangan Remaja.
Copyrights © 2023