Pendahuluan: Paparan sinar ultraviolet (UV) yang berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif pada kulit, seperti penuaan dini dan kanker kulit. Daun jambu air (Syzygium aqueum) diketahui mengandung flavonoid dan vitamin C yang berpotensi sebagai tabir surya alami sekaligus antioksidan. Purifikasi ekstrak dilakukan untuk meningkatkan kandungan senyawa aktif yang berperan dalam efektivitas fotoproteksi dan aktivitas antioksidan. Metode: Penelitian ini bersifat eksperimental in vitro dengan pendekatan kuantitatif. Pengujian nilai SPF dilakukan dengan metode Mansur menggunakan spektrofotometer UV-Vis, sedangkan aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH. Data dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA melalui SPSS. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa pada konsentrasi 10.000 ppm, ekstrak terpurifikasi memiliki nilai SPF 43,98 ± 0,559, sedangkan ekstrak kental 28,00 ± 0,409. Aktivitas antioksidan keduanya tergolong sangat kuat, dengan nilai IC₅₀ masing-masing 1,518 µg/mL dan 3,893 µg/mL.. Uji statistik menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada nilai SPF dengan nilai Sig.0,048 (p<0,05), namun tidak terdapat perbedaan signifikan pada nilai IC50 dengan nilai Sig.543 (p>0,05). Simpulan: Purifikasi ekstrak daun jambu air terbukti mampu meningkatkan efektivitas fotoproteksi, namun tidak memberikan perbedaan bermakna terhadap aktivitas antioksidan yang dimilikinya.
Copyrights © 2026