Permasalahan gizi pada ibu hamil dan balita masih menjadi tantangan serius di tingkat desa, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses informasi dan sumber daya kesehatan. Kondisi ini berpotensi berdampak pada kesehatan ibu, pertumbuhan balita, serta kualitas sumber daya manusia di masa depan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat status gizi ibu hamil dan balita melalui program pembagian makanan tambahan yang disertai dengan edukasi gizi di Desa Kemplong, Kabupaten Pekalongan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis komunitas yang meliputi tahap perencanaan, pengadaan makanan tambahan, distribusi dan edukasi gizi, serta evaluasi dan pemantauan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Juli hingga September 2025 sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Kelompok 62, dengan melibatkan perangkat desa, kader kesehatan, dan masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi ibu hamil dan balita, serta respon positif terhadap integrasi bantuan pangan dan edukasi kesehatan. Implikasi kegiatan ini menegaskan bahwa pengabdian masyarakat berbasis kolaborasi dan edukasi memiliki potensi strategis untuk mendukung upaya pencegahan masalah gizi dan meningkatkan kesehatan ibu dan anak secara berkelanjutan di tingkat komunitas.
Copyrights © 2026