Proceeding Seminar on Food and Dietetic
2025: Proceeding Seminar on Food and Dietetic

Pengembangan Formula Enteral Blenderized Rendah Indeks Glikemik berbahan Dasar Labu Kuning, Putih Telur Ayam, dan Kacang Hijau (BUTEJO)

Regita Shalsabillah Dhita Alam (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Alifia Divana Ayu Swastikaningrum (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Misykat Huda Kesumo Rohmat Putri Gondosari (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Rewinta Putri Denaru Kelimari (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Tsania Izza Alfadila (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Farida Nur Isnaeni (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Dwi Sarbini (Universitas Muhammadiyah Surakarta)



Article Info

Publish Date
29 Aug 2025

Abstract

Pendahuluan: Salah satu cara untuk mencegah malnutrisi dan hiperkatabolisme pada pasien diabetes mellitus adalah dengan pemberian formula enteral blenderized rendah indeks glikemik. Pembuatan formula enteral blenderized rendah indeks glikemik dapat menggunakan bahan lokal yaitu labu kuning, putih telur ayam, dan kacang hijau. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan formulasi enteral rendah indeks glikemik berbasis labu kuning, putih telur ayam, dan kacang hijau (BUTEJO) serta melakukan pengujian mutu fisik dan daya terima. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian ekperimental dengan 2 formula dengan variasi perbandingan putih telur ayam dan kacang hijau 1:1 (F1) dan 2:1 (F2). Selanjutnya akan dilakukan pengujian mutu dan daya terima. Uji mutu yang dilakukan yaitu uji viskositas menggunakan viskometer, osmolalitas menggunakan osmometer, uji daya alir menggunakan selang NGT, uji endapan dilakukan dengan membiarkan formula selama 6 jam dalam suhu ruang. Uji daya terima menggunakan uji hedonik. Kandungan gizi dihitung secara empiris menggunakan microsoft excel dengan data dari TKPI 2019, hasil dari uji mutu diolah secara deskriptif, uji daya terima diolah menggunakan uji ANOVA dengan uji lanjut Man Whitney. Hasil: Hasil uji mutu menunjukkan formula 1 memiliki viskositas 42,37cP dan osmolalitas 296 mOsm/kg, sementara formula 2 memiliki viskositas 117,2cP dan osmolalitas 329 mOsm/kg. Hasil uji daya alir pada selang 12 Fr menunjukkan 1,725 cc/detik untuk formula 1 dan 0,695 cc/detik untuk formula 2, sedangkan pada selang 14 Fr, masing masing 2,245 cc/detik dan 0,96 cc/detik. Tidak terdapat endapan setelah 6 jam pengujian, dan berdasarkan parameter keseluruhan pada uji organoleptik didapatkan rata-rata panelis netral terhadap formula 1 dan formula 2. Simpulan: Berdasarkan uji mutu dan daya terima, formula terbaik yaitu formula BUTEJO Formula 1 (1:1) karena memiliki viskositas, osmolalitas, dan daya terima yang lebih baik dibandingkan F2.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

fooddiet

Publisher

Subject

Description

Seminar Nasional dan Call for Papers Seminar on Food and Dietetics merupakan sebuah acara yang bertujuan untuk mengumpulkan dan mempublikasikan artikel-artikel penelitian dalam bidang gizi dan dietetik. Tema utama yang diangkat meliputi pengembangan makanan enteral, gizi klinik, dan gizi masyarakat. ...