Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem pengajaran Al-Qur'an yang diterapkan di Pondok Pesantren Ta'mirul Islam Surakarta. Sebagai kitab suci terakhir yang otentisitasnya dijamin Allah, Al-Qur'an memiliki peran sentral sebagai pedoman hidup bagi umat Islam, dan mempelajarinya merupakan kewajiban yang dijanjikan pahala oleh Allah. Pondok Pesantren Ta'mirul Islam, sebagai salah satu institusi pendidikan modern, menjadikan Al-Qur'an sebagai "mahkota pondok," yang mendorong penelitian ini untuk mengkaji sistem pengajarannya secara mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi lapangan, yang berlokasi di Pondok Pesantren Ta'mirul Islam Surakarta. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Populasi penelitian meliputi seluruh staf pengajar dan santri, yang totalnya berjumlah 273 orang, dan seluruhnya dijadikan sampel (penelitian populasi). Namun, sampel untuk pengumpulan data melalui wawancara secara spesifik adalah pimpinan pondok, staf pengasuhan santri, dan 10 staf pengajar Al-Qur'an. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjelaskan sistem pengajaran Al-Qur'an yang teratur dan terprogram di pondok tersebut, khususnya melalui sistem pembelajaran 5 tingkatan (marhalah). Sistem pengajaran ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap santri mampu memahami dan mengamalkan Al-Qur'an, sehingga bisa menjadi pengajar Al-Qur'an yang berkualitas bagi masyarakat setelah lulus.
Copyrights © 2024