Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Bengkala dalam mengolah buah mangga menjadi minuman probiotik yang bernilai gizi dan ekonomi. Desa Bengkala memiliki potensi sumber daya buah mangga yang cukup melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas pada konsumsi segar sehingga diperlukan inovasi pengolahan untuk meningkatkan nilai tambah produk .Metode kegiatan meliputi pemeberian edukasi mengenai konsep probiotik, manfaat minuman probiotik bagi kesehatan, potensi buah mangga sebagai bahan baku pangan fungsional, serta pelatihan praktik pembuatan minuman probiotik berbahan mangga. Kegiatan dilaksanakan melalui ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung yang melibatkan masyarakat secara aktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh peningkatan pemahaman mengenai manfaat probiotik dan teknik fermentasi pangan. Selain itu, peserta mampu mempraktikkan proses pembuatan minuman probiotik berbahan mangga secara mandiri mulai dari persiapan bahan baku, pembuatan sari mangga, penambahan kultur starter, fermentasi, hingga pengemasan produk. Tingginya partisipasi dan antusiasme peserta selama pelatihan menunjukkan bahwa teknologi yang diperkenalkan mudah dipahami dan berpotensi diterapkan pada tingkat rumah tangga maupun kelompok usaha masyarakat.Kegiatan ini juga memberikan wawasan kepada masyarakat mengenai peluang pengembangan usaha berbasis pangan fungsional dengan memanfaatkan potensi lokal. Pengolahan mangga menjadi minuman probiotik dapat meningkatkan nilai tambah komoditas, mengurangi kehilangan hasil panen, serta membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat. Secara keseluruhan, program pengabdian berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Bengkala dalam pemanfaatan buah mangga sebagai produk inovatif yang mendukung kesehatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Copyrights © 2026