Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi pupuk anorganik (KNO3) dan pupuk organik (pupuk kandang kambing) terhadap hasil tanaman tomat varietas Betavila yang di pangkas pucuk apikalnya. Penelitian berlangsung dari Maret sampai dengan Oktober 2019 di Kabupaten Kupang, NTT. Penelitian menggunakan RAK dengan pengulangan sebanyak 4 kali. Adapun perlakuan sebagai berikut: M1 = pupuk anorganik 5 g/l KN03; M2 = pupuk organik 20 ton/ha pupuk kandang kambing; M3 = Pupuk anorganik 5 g/l KN03 + pupuk organik 30 ton/ha pupuk kandang kambing; M4 = Pupuk anorganik 5 g/l KN03 + pupuk organik 15 ton/ha pupuk kandang kambing; M5 = Pupuk anorganik 3,75 g/l KN03 + pupuk organik 15 ton/ha pupuk kandang kambing; M6 = Pupuk anorganik 3,75 g/l KN03 + pupuk organik 30 ton/ha pupuk kandang kambing; M7 = Pupuk anorganik 2,5 g/l KN03 + pupuk organik 15 ton/ha pupuk kandang kambing; M8 = Pupuk anorganik 2,5 g/l KN03 + pupuk organik 30 ton/ha pupuk kandang kambing. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi pemberian pupuk anorganik dan pupuk organik secara simultan memberikan pengaruh terhadap hasil tanaman tomat varietas Betavila yang dipangkas pucuk apikalnya yaitu terhadap jumlah buah, berat buah, dan produksi buah. Pemupukan dosis Pupuk anorganik 3,75 g/l KN03 + pupuk organik 30 ton/ha pupuk kandang kambing menghasilkan jumlah buah per tanaman (59,63 buah) dan produksi buah per tanaman (2,63 kg) serta produksi buah perpetak percobaan (50,33 kg) tertinggi.
Copyrights © 2024