Jurnal Akta Trimedika
Vol. 2 No. 3 (2025): Juli 2025

TATALAKSANA AWAL CEDERA PERGELANGAN KAKI AKUT PADA ATLET SEPAK BOLA

Anya Sadira Adeline (Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti, Jakarta, Indonesia)
Fajar Febryan Wiratama (Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti, Jakarta, Indonesia)
Nandito Pratama (Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti, Jakarta, Indonesia)
Mustika Anggiane Putri (Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti, Jakarta, Indonesia)



Article Info

Publish Date
07 Jul 2025

Abstract

Sepak bola adalah olahraga paling populer di dunia, baik pemain profesional maupun amatir memiliki tingkat cedera yang tinggi. Dengan 74% cedera berasal dari kontak langsung dengan pemain. Sebagian besar cedera sepak bola/futsal (68%–88%) menyerang anggota tubuh bagian bawah, terutama paha dan pergelangan kaki.Penanganan cedera tidak sejalan dengan tingginya angka cedera yang dialami selama pertandingan sepak bola, khususnya saat latihan dan kompetisi. Pelatih hanya menginstruksikan atletnya untuk berhenti bermain, menekuk kaki secara dorsofleksi dan plantar fleksi, mengoleskan krim, mengompres es, dan bersantai saat cedera. Meskipun tidak sepenuhnya salah, tindakan ini tidak tepat dalam hal terapi, karena perawatan cedera pergelangan kaki yang tertunda dan tidak efektif dapat mengakibatkan kerusakan yang lebih serius dan berkembang dari akut menjadi kronis. Teknik stopping ataupun dribbling bisa saja menyebabkan terjadinya cedera, misalkan pemain melakukan stopping dengan menginjak bola maka itu sangat beresiko terjadinya cedera ankle. Penelitian ini merupakan tinjauan naratif berdasarkan penelusuran database akademik, studi ini melibatkan pencarian literatur di database Google Scholar dan PubMed hingga 1 Agustus 2024. Kata kunci dan istilah seperti “Ankle sprain”, “Sepak bola” dan “Tatalaksana awal” digunakan. Kriteria inklusi : artikel dapat diakses secara lengkap dan menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa inggris, kriteria eksklusi menetapkan bahwa artikel yang digunakan tidak boleh lebih dari 10 tahun terakhir, dan artikel seminar. Penatalaksanaan farmakologis biasanya melibatkan NSAID. Namun NSAID dapat memperlambat proses penyembuhan dan menimbulkan efek samping. Alternatif pemberian bisa menggunakan parasetamol, atau opioid untuk mengurangi nyeri dan peradangan. Penatalaksanaan non farmakologis meliputi metode TOTAPS dan melibatkan prinsip PEACE & LOVE.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

aktatrimedika

Publisher

Subject

Description

Jurnal Akta Trimedika adalah jurnal kedokteran melalui proses tinjauan sejawat (peer-review) dengan akses terbuka secara online sebagai salah satu jurnal ilmiah resmi Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti yang terbit setahun empat kali (Bulan Januari, April, Juli dan Oktober). Jurnal ini berfokus ...