Bunuh diri merupakan salah satu penyebab kematian yang terus meningkat di Indonesia, terutama pada kelompok usia remaja. Kondisi ini menunjukkan pentingnya peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam upaya pencegahan. Dalam perspektif Islam, kehidupan adalah amanah dari Allah Swt. yang harus dijaga, dan tindakan bunuh diri secara tegas dilarang dalam Al-Qur’an dan Hadis. Oleh karena itu, edukasi berbasis nilai keislaman menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran remaja untuk menjaga kesehatan jiwa sekaligus memperkuat ketahanan mental mereka. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi larangan bunuh diri dalam perspektif Islam melalui kolaborasi lembaga pendidikan. Pelaksanaan dilakukan di SMP Muhammadiyah 12 Paleran Jember dengan melibatkan 79 siswa dan 7 guru. Metode yang digunakan meliputi ceramah, pendampingan, serta tanya jawab interaktif. Materi yang disampaikan mencakup konsep kehidupan menurut Islam, larangan bunuh diri dalam Al-Qur’an dan Hadis, pandangan Islam terhadap kesehatan mental, serta pentingnya komunikasi dan dukungan keluarga maupun lingkungan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa dan guru mengenai larangan bunuh diri dalam Islam serta kesadaran tentang pentingnya menjaga kesehatan mental. Selain itu, kegiatan ini menegaskan bahwa upaya pencegahan bunuh diri tidak cukup dilakukan dari sisi psikologis, tetapi juga perlu diperkuat melalui pendekatan religius dan dukungan sosial. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan sistem pendampingan yang kolaboratif antara sekolah, keluarga, dan masyarakat guna menekan risiko bunuh diri di kalangan remaja.
Copyrights © 2025