Hasna' Huwaida
Universitas Muhammadiyah Jember

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI NILAI AGAMA ISLAM BAGI SANTRI USIA DINI DI TAUD SAQU JEMBER Hasna' Huwaida
TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol. 7 No. 1 (2024): TARLIM Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tarlim.v7i1.1607

Abstract

Masa emas (golden age) anak usia dini merupakan masa terpenting bagi pendidik dalam rangka menanamkan nilai-nilai baik bagi mereka. Dengan berbagai tantangannya, di usia ini anak akan mendapatkan landasan pertama bagi kehidupan selanjutnya kelak. Islam pun memandang masa ini penting, dilihat dari bagaimana Rasulullah saw mencontohkan secara langsung pendidikan anak usia dini tersebut. Sekolah TAUD Sahabat Qur’an Jember turut serta mengusahakan penanaman nilai baik dari agama Islam pada diri anak sejak dini, khususnya melalui program tahfidz. Penelitian ini merupakan field research yang berusaha menguak langsung implementasi pendidikan agama Islam bagi santri TAUD SAQU Jember. Data dari penelitian didapatkan melalui dokumen, observasi dan wawancara bersama Mudirah TAUD SAQU Jember. Dalam prosesnya, penulis menggunakan teknik Miles and Huberman untuk menganalisis data yang diperoleh. Hasil dari penelitian ini terangkum dalam beberapa kegiatan di dalam kelas dan juga luar kelas sebagai bentuk implementasi pendidikan agama Islam bagi santri usia dini TAUD, khususnya dari program tahfidz. Implementasi tersebut sebagai usaha pihak sekolah demi mewujudkan visi TAUD SAQU yakni membumikan al Qur’an di Jember yang mana tidak hanya dengan menghafalnya saja, namun juga mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Panca Jiwa Pondok Modern Ditinjau dari Konsep Ta’dib Syed Muhammad Naquib Al Attas Hasna' Huwaida; Dhian Wahana Putra
Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta Vol. 4 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/trilogi.v4i2.128

Abstract

Indonesia sebagai negara Islam yang besar sudah semestinya concern pada solusi Pendidikan di Indonesia berbasis agama dan akhlak. Yang mana, salah satu lembaga yang strategis dan memiliki peran yang besar dalam hal ini adalah pesantren-pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia. Dalam mengonsep seluruh kegiatan dalam pondok pesantren, kyai beserta pembantu kyai menyusun sebuah falsafah yang menjadi landasan, yaitu Panca Jiwa Pondok Modern. Syed Muhammad Naquib Al Attas, seorang pemikir Pendidikan Islam mengemukaan satu istilah yang dikenal dengan ta’dib. Ta’dib menurut beliau lebih tepat disematkan untuk makna Pendidikan Islam sebab mengandung keseluruhan makna tarbiyah dan ta’lim. Ta’dib menekankan pada Pendidikan akhlak sebagai jalan dari pengoptimalan keseluruhan aspek Pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, yang ingin menemukan benang merah antara Pendidikan Pondok Modern dengan implementasi Panca Jiwa, dengan Konsep ta’dib Syed Muhammad Naquib Al Attas. Sumber data akan didapatkan dari perpustakaan baik berbentuk buku, jurnal ilmiah dan hasil penelitian. Data yang didapat akan dianalisis menggunakan pendekatan pedagogis kemudian dijabarkan secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa antara Panca Jiwa Pondok Modern dan konsep ta’dib Al Attas memiliki satu tujuan utama yaitu membentuk insan kamil, yakni manusia yang seimbang antara iman, ilmu dan akhlaknya, melalui pendidikan akhlak dan character building. Sehingga tujuan utama diciptakannya manusia terpenuhi, yaitu menjadi abdullah dan khalifah di atas muka bumi.
Edukasi Larangan Bunuh Diri dalam Islam Sebagai Upaya Pencegahan Melalui Kolaborasi Lembaga Pendidikan Hasna' Huwaida; Yeni Suryaningsih; Dhofir Catur Bashori
Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Mujtama’ Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mujtama.v5i2.4181

Abstract

Bunuh diri merupakan salah satu penyebab kematian yang terus meningkat di Indonesia, terutama pada kelompok usia remaja. Kondisi ini menunjukkan pentingnya peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam upaya pencegahan. Dalam perspektif Islam, kehidupan adalah amanah dari Allah Swt. yang harus dijaga, dan tindakan bunuh diri secara tegas dilarang dalam Al-Qur’an dan Hadis. Oleh karena itu, edukasi berbasis nilai keislaman menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran remaja untuk menjaga kesehatan jiwa sekaligus memperkuat ketahanan mental mereka. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi larangan bunuh diri dalam perspektif Islam melalui kolaborasi lembaga pendidikan. Pelaksanaan dilakukan di SMP Muhammadiyah 12 Paleran Jember dengan melibatkan 79 siswa dan 7 guru. Metode yang digunakan meliputi ceramah, pendampingan, serta tanya jawab interaktif. Materi yang disampaikan mencakup konsep kehidupan menurut Islam, larangan bunuh diri dalam Al-Qur’an dan Hadis, pandangan Islam terhadap kesehatan mental, serta pentingnya komunikasi dan dukungan keluarga maupun lingkungan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa dan guru mengenai larangan bunuh diri dalam Islam serta kesadaran tentang pentingnya menjaga kesehatan mental. Selain itu, kegiatan ini menegaskan bahwa upaya pencegahan bunuh diri tidak cukup dilakukan dari sisi psikologis, tetapi juga perlu diperkuat melalui pendekatan religius dan dukungan sosial. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan sistem pendampingan yang kolaboratif antara sekolah, keluarga, dan masyarakat guna menekan risiko bunuh diri di kalangan remaja.