Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek kejiwaan tokoh dalam novel Ancika: Dia yang Bersamaku Tahun 1995 karya Pidi Baiq berdasarkan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow, serta mengkaji pemanfaatannya sebagai bahan ajar teks novel di kelas XII SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Data diperoleh melalui teknik observasi, baca-simak, dan pencatatan, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur intrinsik novel meliputi tema, alur, tokoh dan penokohan, latar, sudut pandang, gaya bahasa, dan amanat yang saling berkaitan membentuk keutuhan cerita. Tema utama novel adalah perjuangan dan pencarian jati diri yang diperkuat oleh tema tambahan seperti asmara, kekeluargaan, dan solidaritas. Alur yang digunakan adalah alur maju dengan penggambaran konflik yang runtut dan realistis. Analisis tokoh menunjukkan bahwa kebutuhan fisiologis, rasa aman, cinta dan memiliki, harga diri, hingga aktualisasi diri sebagian besar tokoh terpenuhi, terutama pada tokoh utama Ancika dan Dilan yang memperlihatkan perkembangan psikologis yang utuh.Berdasarkan hasil tersebut, novel Ancika tidak hanya berfungsi sebagai karya sastra, tetapi juga mencerminkan dinamika psikologis remaja yang relevan dengan kehidupan nyata. Oleh karena itu, hasil penelitian ini direkomendasikan sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia pada materi analisis teks novel di kelas XII SMA, khususnya dalam memahami unsur intrinsik dan aspek kejiwaan tokoh. Kata kunci: Abraham Maslow, Bahan Ajar, Novel Ancika, Psikologi Sastra, Unsur Intrinsik
Copyrights © 2026