Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis proses pembelajaran bermakna yang dilakukan oleh guru dalam mengimplementasikan desain didaktis pada konsep panjang busur. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi hermenuetik yang bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena dari pengalaman guru. Analisis hasil observasi, wawancara dan dokumen hasil tes menjadi sumber data dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) desain didaktik dengan pendekatan perbandingan senilai sangat relevan sebagai jembatan konseptual dalam proses pemaknaan konsep panjang busur pada siswa SMP; (2) siswa menjadikan perbandingan senilai sebagai kerangka berfikir dalam penyelesaian masalah lainnya yakni menghitung panjang busur. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa perbandingan senilai dapat berfungsi sebagai alat konseptual yang membantu pemaknaan konsep panjang busur, sehingga desain didaktik yang baik perlu mempertimbangkan pengalaman atau pengetahuan yang telah dimiliki siswa guna menciptakan pembelajaran yang bermakna
Copyrights © 2026