Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education
249-256

Implementasi Pembelajaran Tahfidz Al-Qur'an melalui Metode Talaqqi di TAUD Baitul Muttaqin

Kamila Salsabila (Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung, Indonesia.)
Ayi Sobarna (Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung, Indonesia.)
Arif Hakim (Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung, Indonesia.)



Article Info

Publish Date
30 Nov -0001

Abstract

Abstract. This study aims to analyze the planning, implementation, outcomes, and supporting and inhibiting factors of Qur'anic tahfidz learning through the talaqqi method at KOBER TAUD Baitul Muttaqin, Antapani District, Bandung City. This research employed a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through interviews, observations, and documentation involving the principal, tahfidz teachers, and parents. The findings indicate that the tahfidz program was planned according to early childhood characteristics by applying the talaqqi method as the primary learning approach. Learning was conducted every morning through direct teacher modeling followed by repeated imitation by the children in a supportive and enjoyable atmosphere. The program contributed to improvements in Qur'anic memorization, pronunciation, and the development of religious habits. Supporting factors included teacher commitment, appropriate learning facilities, parental involvement, and the suitability of the talaqqi method, while challenges involved unequal teacher tahsin competence, limited instructional time, and differences in children's memorization abilities. Overall, the implementation of the talaqqi method proved effective in supporting Qur'anic tahfidz learning for early childhood through a gradual, enjoyable, and child-centered approach. Abstrak. Penelitian ini bertujuan menganalisis perencanaan, pelaksanaan, hasil, serta faktor pendukung dan penghambat implementasi pembelajaran tahfidz Al-Qur'an melalui metode talaqqi di KOBER TAUD Baitul Muttaqin Kecamatan Antapani Kota Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru tahfidz, dan orang tua peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program tahfidz dirancang sesuai karakteristik anak usia dini dengan menjadikan metode talaqqi sebagai metode utama pembelajaran. Pelaksanaan dilakukan setiap pagi melalui proses guru membacakan ayat, kemudian anak menirukan secara berulang dalam suasana belajar yang menyenangkan. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan hafalan, kualitas pelafalan Al-Qur'an, serta pembentukan pembiasaan religius. Faktor pendukung meliputi komitmen guru, metode talaqqi, sarana pembelajaran, dan dukungan orang tua, sedangkan faktor penghambat meliputi kemampuan tahsin guru yang belum seragam, keterbatasan waktu pembelajaran, dan perbedaan kemampuan hafalan anak. Dengan demikian, metode talaqqi efektif diterapkan dalam pembelajaran tahfidz Al-Qur'an bagi anak usia dini karena dilaksanakan secara bertahap, menyenangkan, dan berorientasi pada kualitas bacaan.

Copyrights © 0000






Journal Info

Abbrev

BCSECTE

Publisher

Subject

Religion Education Social Sciences Other

Description

Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education (BCSECTE) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Pendidikan Guru Paud dengan ruang lingkup sebagai berikut: Anak Usia dini (5-6 tahun), Bahasa Ekspresif, Bercerita, Berpikir logis ...