Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran di kelas yang masih cenderung pasif, didominasi metode ceramah, dan berorientasi pada hafalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi model active learning dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di MA Fatwa Alim Madiun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi nonpartisipan, wawancara mendalam dengan kepala madrasah dan guru SKI, serta dokumentasi internal madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perencanaan active learning dilakukan melalui penyusunan RPP yang selaras dengan model pembelajaran, penentuan kompetensi dasar, serta penyiapan perangkat dan media pembelajaran dengan alokasi waktu yang memprioritaskan aktivitas peserta didik; (2) pelaksanaan dilakukan melalui strategi historical analysis dengan menempatkan peserta didik sebagai “detektif sejarah” melalui tahapan pertanyaan pemantik, diskusi kelompok untuk menganalisis data sejarah, presentasi hasil, dan refleksi untuk menemukan ibrah atau nilai moral; dan (3) evaluasi dilakukan secara komprehensif melalui penilaian autentik yang mencakup proses pembelajaran, aktivitas kolaboratif, keterlibatan aktif, karya kreatif, dan karakter peserta didik, tidak hanya berorientasi pada hasil ujian. Implementasi active learning mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih aktif dan antusias, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi peserta didik.
Copyrights © 2026