Pupuk organik cair (POC) yang dibuat dari air cucian beras merupakan salah satu alternatif pupuk organik yang memanfaatkan limbah rumah tangga serta berpotensi mendukung pertumbuhan tanaman hortikultura. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan tanaman sawi manis (Brassica rapa L.) setelah pemberian pupuk organik cair berbahan dasar air cucian beras pada Kelompok Tani Pemula Desa Tuhegeo I, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasional. Sampel penelitian terdiri atas 30 tanaman sawi manis dengan jarak tanam 20 × 20 cm. Pupuk diaplikasikan dengan konsentrasi 60 mL L?¹ air melalui penyemprotan setiap tiga hari, dimulai pada empat hari setelah tanam. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, dan lebar daun yang diukur sebanyak tiga kali selama periode penelitian tiga minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tinggi tanaman meningkat dari 11,18 cm menjadi 30,67 cm, jumlah daun meningkat dari 3,77 helai menjadi 5,50 helai, dan lebar daun meningkat dari 4,47 cm menjadi 14,47 cm. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pupuk organik cair berbahan dasar air cucian beras berpotensi mendukung pertumbuhan vegetatif tanaman sawi manis serta dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik yang ekonomis dan ramah lingkungan
Copyrights © 2026