Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Ketahanan Tanaman Kacang Tanah (Arachis Hypogaea) Terhadap Cekaman Kekeringan Julvin Saputri Mendrofa; Dian Priskila Mendrofa; Berliana Vivi Lestari Lase; Kasih Iman Gulo; Ningsi Kristiani Mendrofa; Yoel Melsaro Larosa
Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan Vol. 2 No. 2 (2025): PENARIK - Agustus
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/penarik.v2i2.576

Abstract

Drought is one of the major limiting factors in the cultivation of peanut (Arachis hypogaea L.), particularly in dryland and marginal areas. This study aims to evaluate the adaptive responses of peanut plants to drought stress through a comprehensive literature analysis. The approach combines a narrative review and meta-analysis of scientific studies published between 2010 and 2024. The analysis revealed that drought during the generative phase can reduce yield by up to 70–80%. Peanut plants exhibit various adaptive mechanisms, including root elongation, stomatal closure, increased activity of antioxidant enzymes (CAT and APX), accumulation of osmolytes (proline and agmatine), and enhanced levels of stress-related hormones such as abscisic acid (ABA). In addition, agronomic techniques such as seed priming with melatonin have been proven effective in enhancing drought tolerance by improving photosynthetic efficiency and cellular protection. This study highlights that the drought tolerance of peanut plants is a complex interaction between morphological, physiological, and molecular factors. Therefore, selecting drought-tolerant cultivars and applying adaptive cultivation technologies are key strategies for maintaining productivity under water-limited conditions.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR BERBAHAN DASAR AIR LERI PADA BUDIDAYA TANAMAN SAWI MANIS (BRASSICA RAPA L.) DI KELOMPOK TANI PEMULA DESA TUHEGEO I Eben Berkat Jaya Halawa; Febe Juniati Halawa; Irwan Saham Laia; Julvin Saputri Mendrofa; Ningsi Kristiani Mendrofa; Nofianti Zebua; Novita Sari Laoli; Octavianis Laoli; Yoel Melsaro Larosa
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 8 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i8.3042-3050

Abstract

Pupuk organik cair (POC) yang dibuat dari air cucian beras merupakan salah satu alternatif pupuk organik yang memanfaatkan limbah rumah tangga serta berpotensi mendukung pertumbuhan tanaman hortikultura. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan tanaman sawi manis (Brassica rapa L.) setelah pemberian pupuk organik cair berbahan dasar air cucian beras pada Kelompok Tani Pemula Desa Tuhegeo I, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasional. Sampel penelitian terdiri atas 30 tanaman sawi manis dengan jarak tanam 20 × 20 cm. Pupuk diaplikasikan dengan konsentrasi 60 mL L?¹ air melalui penyemprotan setiap tiga hari, dimulai pada empat hari setelah tanam. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, dan lebar daun yang diukur sebanyak tiga kali selama periode penelitian tiga minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tinggi tanaman meningkat dari 11,18 cm menjadi 30,67 cm, jumlah daun meningkat dari 3,77 helai menjadi 5,50 helai, dan lebar daun meningkat dari 4,47 cm menjadi 14,47 cm. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pupuk organik cair berbahan dasar air cucian beras berpotensi mendukung pertumbuhan vegetatif tanaman sawi manis serta dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik yang ekonomis dan ramah lingkungan