Locus Journal of Academic Literature Review
Vol 5 No 8 (2026): August

Screen parenting dalam Keluarga Urban: Negosiasi Kontrol Digital antara Orang Tua dan Anak

Ainul Zulqoifah Asmawati (Universitas Sriwijaya)



Article Info

Publish Date
30 Aug 2026

Abstract

Perkembangan teknologi digital mengubah pola pengasuhan, komunikasi, dan kontrol sosial dalam keluarga urban. Kajian tentang screen parenting sering menempatkan penggunaan layar sebagai isu durasi, risiko kesehatan, atau perilaku anak. Pendekatan tersebut penting, tetapi belum cukup menjelaskan bagaimana orang tua dan anak menegosiasikan aturan digital dalam kehidupan keluarga sehari-hari. Penelitian ini bertujuan menganalisis screen parenting sebagai praktik kontrol sosial digital dan arena negosiasi relasi kuasa antara orang tua dan anak dalam keluarga urban. Penelitian menggunakan Systematic Literature Review dengan mengadaptasi pedoman PRISMA 2020. Penelusuran dilakukan pada Google Scholar, Scopus, ScienceDirect, dan jurnal nasional terakreditasi dengan rentang publikasi 2015-2025. Kata kunci yang digunakan meliputi screen parenting, digital parenting, parental mediation, screen time, family digital control, dan digital family. Dari 78 artikel awal, 15 artikel dipilih untuk sintesis akhir berdasarkan kesesuaian topik, fokus pada relasi keluarga, dan relevansi dengan pengasuhan digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa screen parenting tidak hanya berfungsi sebagai pembatasan screen time, tetapi juga sebagai mekanisme pembentukan norma, pengawasan, dialog, dan tawar-menawar aturan digital. Orang tua menggunakan restrictive mediation, active mediation, co-viewing, technical mediation, dan monitoring untuk menjaga otoritas keluarga. Namun, anak juga memiliki agensi melalui negosiasi, resistensi, serta pemanfaatan kecakapan digital yang sering melampaui orang tua. Kajian ini menyimpulkan bahwa screen parenting perlu dipahami sebagai transformasi pengasuhan keluarga modern yang menghubungkan kontrol sosial, literasi digital, komunikasi keluarga, dan perubahan otoritas orang tua di era digital.

Copyrights © 2026