Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) diharapkan siap memasuki dunia kerja setelah lulus. Namun demikian, lulusan SMK secara konsisten menempati posisi tertinggi dalam Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Indonesia. Kematangan karier, yang didefinisikan sebagai kesiapan individu dalam menghadapi tugas-tugas perkembangan karier, menjadi faktor penting dalam kesiapan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran mediasi career decision making self-efficacy (CDMSE) dalam pengaruh parental attachment terhadap kematangan karier pada siswa SMKN 2 Makassar. Penelitian kuantitatif ini menggunakan teknik accidental sampling dengan melibatkan 425 dari 1.584 siswa. Data dikumpulkan menggunakan tiga skala Likert yang disusun peneliti, mencakup skala kematangan karier (berdasarkan Savickas & Porfeli, 2011), skala parental attachment (berdasarkan Armsden & Greenberg, 1987), dan skala CDMSE (berdasarkan Taylor & Betz, 1983). Uji hipotesis menggunakan analisis jalur melalui Jamovi 2.7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parental attachment berpengaruh signifikan terhadap CDMSE (β = 0,1676, p < 0,001) dan CDMSE berpengaruh signifikan terhadap kematangan karier (β = 0,6835, p < 0,001). Namun, parental attachment tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap kematangan karier (β = 0,0394, p = 0,135). Analisis jalur menunjukkan bahwa CDMSE memediasi penuh hubungan tersebut (β = 0,1146, p < 0,001) dengan kontribusi sebesar 74,4%. Temuan ini mengindikasikan bahwa dukungan orangtua harus terlebih dahulu diinternalisasi menjadi keyakinan diri sebelum dapat meningkatkan kematangan karier siswa SMK.
Copyrights © 2026