Kampung Sorgum di Bojongmanggu, Kabupaten Bandung, memiliki potensi besar sebagai sentra pengembangan pangan alternatif berbasis sorgum yang mendukung ketahanan pangan nasional. Namun, keterbatasan promosi dan akses informasi menjadi kendala dalam meningkatkan daya tarik wisata dan nilai ekonomi kampung ini. Program pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan diversifikasi Kampung Sorgum melalui pemanfaatan konten digital guna meningkatkan visibilitas, aksesibilitas, dan keterlibatan masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, pengembangan konten edukatif dan promosi berbasis media sosial dan website interaktif, serta pelatihan masyarakat terkait literasi digital dan pemasaran daring. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas masyarakat dalam memproduksi konten digital, meningkatnya eksposur produk olahan sorgum, serta potensi berkembangnya Kampung Sorgum sebagai destinasi wisata edukasi berbasis komunitas. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi teknologi digital dalam strategi pemberdayaan ekonomi lokal dan pengembangan desa wisata pertanian berkelanjutan.
Copyrights © 2026