Perilaku yang dapat mengganggu kenyamanan, keamanan, dan hubungan sosial anak disebut perundungan. Sangat penting bagi anak-anak untuk memiliki pemahaman yang kuat tentang jenis, efek, dan cara menghindari perundungan sejak dini. Ini akan membantu mereka mengidentifikasi dan menangani perilaku tersebut dengan benar. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman anak-anak yang tinggal di TPA Pondok Pesantren Manba'u Darissalam tentang perundungan dan bagaimana mencegahnya dan menanganinya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan tema "Stop Bullying! Yuk Jadi Teman yang Baik," kegiatan diikuti oleh 25 siswa, terdiri dari 8 laki-laki dan 17 perempuan. Pre-test dan post-test, masing-masing terdiri dari lima soal pilihan ganda, digunakan untuk menilai kegiatan. Untuk menganalisis data secara deskriptif, jumlah dan persentase jawaban benar sebelum dan sesudah sosialisasi dibandingkan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta; jumlah jawaban benar meningkat sebesar 22,4 poin persentase dari 90 jawaban (72,2%) pada pre-test menjadi 118 jawaban (94,4%) pada post-test. Hasil menunjukkan bahwa sosialisasi anti-perundungan dapat membantu peserta memahami apa arti, bentuk, efek, pencegahan, dan tindakan yang tepat saat mengalami atau menyaksikan perundungan. Meskipun demikian, hasil ini terbatas pada aspek pemahaman yang diukur oleh alat evaluasi.
Copyrights © 2026