Prosiding Seminar Nasional dan Call For Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo
Vol. 5 No. 1 (2026): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy

Edukasi Pijat Common cold untuk Mengatasi Gejala ISPA pada Balita

Nora Yuni Intasari (Universitas Ngudi Waluyo)
Heni Setyowati (Universitas Ngudi Waluyo)
Siti Hafsyah Mubarokah (Universitas Ngudi Waluyo)
Iness Irmayanty Saragih (Universitas Ngudi Waluyo)
Delvina Nor Dahlia (Universitas Ngudi Waluyo)
Sri Rahayu (Universitas Ngudi Waluyo)
Ekasari (Universitas Ngudi Waluyo)
Irma Kurnia (Universitas Ngudi Waluyo)
Artha Prihati Ningsih (Universitas Ngudi Waluyo)
Melianna Silaban (Universitas Ngudi Waluyo)
Astri Purnamasari Mustar (Universitas Ngudi Waluyo)



Article Info

Publish Date
24 Jun 2026

Abstract

Common cold is a common health problem in infants and toddlers due to upper respiratory tract viral infections. This condition can cause discomfort, sleep disturbances, decreased appetite, and increase parental anxiety in caring for children at home. One non-pharmacological effort that can be used to help relieve symptoms of cough and cold is common cold massage. However, mothers' knowledge and skills regarding this massage technique are still limited. This community service activity aims to improve the knowledge and skills of mothers of toddlers in applying common cold massage as an effort to overcome cough and cold in toddlers. The activity was carried out on May 30, 2026 at the Sakura Integrated Health Post (Posyandu) in the Sekatak Community Health Center Working Area, involving 10 mothers of toddlers. The method used was hybrid learning through counseling, demonstrations, direct practice, and evaluation using pretest and posttest questionnaires. The pretest results showed that most respondents had a low level of knowledge, as many as 9 people (90%) with an average score of 45.33%. After being given education and demonstration of common cold massage, most respondents had a good level of knowledge as many as 8 people (80%) [lH2.1] with an average of 86.67. These results indicate that education accompanied by practical demonstrations is effective in increasing mothers' understanding of the benefits and techniques of common cold massage. This activity has been proven to be able to increase mothers' knowledge in providing non-pharmacological care to toddlers with coughs and colds. Therefore, education on common cold massage needs to be carried out continuously through integrated health post activities and community health programs.   Abstrak Batuk pilek (common cold) merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada bayi dan balita akibat infeksi virus saluran pernapasan atas. Kondisi ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan, gangguan tidur, penurunan nafsu makan, serta meningkatkan kecemasan orang tua dalam merawat anak di rumah. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu meredakan gejala batuk pilek adalah pijat common cold. Namun, pengetahuan dan keterampilan ibu mengenai teknik pijat ini masih terbatas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam menerapkan pijat common cold sebagai upaya mengatasi batuk pilek pada balita. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 30 Mei 2026 di Posyandu Sakura Wilayah Kerja Puskesmas Sekatak dengan melibatkan 10 ibu balita. Metode yang digunakan adalah hybrid learning melalui penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi menggunakan kuesioner pretest dan posttest. Hasil pretest menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kurang sebanyak 9 orang (90%) dengan nilai rata-rata 45,33%. Setelah diberikan edukasi dan demonstrasi pijat common cold, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 8 orang (80%) dengan rata-rata 86,67. Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi yang disertai demonstrasi praktik efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu mengenai manfaat dan teknik pijat common cold. Kegiatan ini terbukti mampu meningkatkan pengetahuan ibu dalam melakukan perawatan nonfarmakologis pada balita yang mengalami batuk pilek. Oleh karena itu, edukasi pijat common cold perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kegiatan posyandu dan program kesehatan masyarakat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

semnasdancfpbidanunw

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo merupakan jurnal prosiding open access, diterbitkan oleh Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Prodi Pendidikan Profesi Bidan Program Profesi Fakultas Kesehatan, Universitas Ngudi Waluyo, dimana terdiri dari hasil ...