Motivasi belajar merupakan salah satu faktor penting yang mendukung keberhasilan proses pembelajaran pada anak usia dini. Namun, pembelajaran di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) masih didominasi oleh aktivitas yang berpusat pada guru sehingga kesempatan anak untuk bergerak dan belajar melalui pengalaman langsung relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kegiatan motorik kasar terhadap motivasi belajar anak usia dini di RA Nurul Hikmah Kota Tangerang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 40 anak yang terdiri atas 20 anak pada kelompok eksperimen dan 20 anak pada kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi motivasi belajar dan dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, paired sample t-test, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar anak pada kelompok eksperimen meningkat lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Rata-rata skor motivasi belajar kelompok eksperimen meningkat dari 47,95 menjadi 56,20, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 48,95 menjadi 51,75. Hasil independent sample t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok setelah perlakuan diberikan dengan nilai signifikansi kurang dari 0,05. Dengan demikian, kegiatan motorik kasar berpengaruh signifikan terhadap peningkatan motivasi belajar anak usia dini.
Copyrights © 2026