Penelitian ini mengeksplorasi proses pengajaran Bahasa Arab di pesantren dengan menggunakan pendekatan epistemologis sebagai kerangka analisis utama. Pendekatan epistemologis digunakan untuk memahami hubungan antara sumber pengetahuan, cara belajar, dan nilai-nilai spiritual saling terkait dalam praktik pembelajaran di pesantren. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yang termasuk dalam kategori kajian pustaka, yaitu penelitian berbasis literatur (library reseach). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa dengan pengajaran Bahasa Arab tidak hanya fokus pada penguasaan tata bahasa dan kosakata, tetapi juga menyerap nilai-nilai epistemik yang berasal dari tradisi Islam serta kearifan lokal yang dimiliki pesantren. Pendekatan ini membentuk cara pandang santri dalam memahami bahasa sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan keimanan. Selain itu, pembelajaran di pondok pesantren menghadirkan suatu paradigma yang holistic dengan sinergi antara aspek linguistik, teologi dan budaya, sehingga menghasilkan kompetensi bahasa yang mendalam sekaligus perkembangan spiritual. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa pandangan epistemologis menjadi fondasi penting dalam merancang dan mengembangkan model pembelajaran Bahasa Arab yang lebih relevan, fleksibel, dan bermakna dalam konteks pondok pesantren tetap mempertahankan tradisi ilmu klasik
Copyrights © 2026