Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sejauh mana kegiatan kolase dengan media kulit jagung kering dapat berkontribusi dalam meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia dini kelompok B di TK Lila Hita, khususnya dalam melatih kontrol gerakan jari serta koordinasi mata dan tangan yang sebelumnya belum berkembang secara optimal. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (Quasi Experimental Design) dengan rancangan Posttest-Only Control Group Design. Pendekatan penelitian bersifat kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 30 peserta didik yang dibagi ke dalam dua kelas, yaitu kelompok B1 sebagai kelas eksperimen (15 anak) yang mendapatkan perlakuan kegiatan kolase media kulit jagung kering, dan kelompok B2 sebagai kelas kontrol (15 anak) yang menggunakan metode konvensional. Data dikumpulkan melalui observasi serta dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis (Independent Samples T-Test) berbantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Kelompok eksperimen memperoleh nilai rata-rata posttest kemampuan motorik halus sebesar 35,67, sedangkan kelompok kontrol hanya memperoleh nilai rata-rata sebesar 25,4. Hasil uji-t menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05), sehingga hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Kegiatan kolase berbantuan media kulit jagung kering terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap motorik halus anak. Implikasinya, media ini dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang kreatif, ekonomis, dan ramah lingkungan bagi guru PAUD. Selain mengoptimalkan motorik halus melalui pengalaman konkret, kegiatan manipulatif ini juga menstimulasi aspek kognitif, sosial-emosional, dan kreativitas anak sesuai dengan teori konstruktivisme.
Copyrights © 2026