Ni Luh Ika Windayani
Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh Kegiatan Ecoprint Berbantuan Bahan Alam Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini Ni Putu Eka Adelia Sudarianti; Ni Luh Ika Windayani; Kadek Ari Wisudayanti
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan Ecoprint berbantuan bahan alam terhadap perkembangan kemampuan motorik halus anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian quasi eksperimen (Quasi Eksperimental Design) dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 30 anak serta sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik random sampling dengan cara menggunakan lotre, yang terdiri dari 15 anak kelompok B2 sebagai kelompok eksperimen dan 15 anak kelompok B1 sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan teknik dokumentasi serta analisis datanya menggunakan uji statistik t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam kemampuan motorik halus antara anak yang dibelajarkan menggunakan kegiatan Ecoprint berbantuan bahan alam dengan anak yang tidak dibelajarkan menggunakan kegiatan Ecoprint berbantuan bahan alam. Hal tersebut dibuktikan melalui pengujian hipotesis dengan uji-t independent sample t-test yang menunjukkan hasil bahwa nilai Sig. (2-tailed) = 0,000 yang berarti bahwa nilai signifikansi yang diperoleh kurang dari 0,05 dimana 0,000 < 0,05. Sesuai dengan ketentuan uji-t maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kegiatan Ecoprint berbantuan bahan alam terhadap perkembangan kemampuan motorik halus anak usia dini di TK Kumarasthana 3 Kapal.
Pengaruh Metode Demonstrasi Berbantuan Teknik Airbrush Terhadap Kreativitas Anak Usia Dini Ni Komang Eva Triantini; Ni Wayan Risna Dewi; Ni Luh Ika Windayani
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.1124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode demonstrasi berbantuan teknik airbrush terhadap kreativitas anak usia dini di TK Widya Shanti Kumara. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian kuasi-eksperimen (Quasi-Experimental Design) dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 50 anak serta sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik random sampling dengan cara menggunakan lotre, yang terdiri dari 17 anak kelompok B2 sebagai kelompok eksperimen dan 17 anak kelompok B1 sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan teknik dokumentasi serta analisis datanya menggunakan uji statistik t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam kemampuan kreativitas antara anak yang dibelajarkan menggunakan metode demonstrasi berbantuan teknik airbrush dengan anak yang tidak dibelajarkan menggunakan metode demonstrasi berbantuan teknik airbrush. Hal tersebut dibuktikan melalui pengujian hipotesis dengan uji-t independent sample t-test yang menunjukkan hasil bahwa nilai Sig. (2-tailed) = 0,000 yang berarti bahwa nilai signifikansi yang diperoleh kurang dari 0,05, di mana 0,000 < 0,05. Sesuai dengan ketentuan uji-t, H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode demonstrasi berbantuan teknik airbrush terhadap kreativitas anak usia dini di TK Widya Shanti Kumara
Pengaruh Kegiatan Menggunting Pola Geometris Bertingkat Terhadap Motorik Halus Anak Kelompok B Di Tk Pradnya Paramita Made Laksmi Damayanti; Ni Putu Widyasanti; Ni Luh Ika Windayani
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan menggunting pola geometris bertingkat terhadap perkembangan motorik halus anak kelompok B di TK Pradnya Paramita, khususnya dalam mengatasi kendala koordinasi jari tangan dan mata yang belum optimal. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi-experimental) dengan desain Post-test Only Control Group Design melalui pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 30 anak yang dibagi menjadi dua kelompok secara berimbang, yaitu kelas B1 sebagai kelompok eksperimen (15 anak) dan kelas B2 sebagai kelompok kontrol (15 anak). Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan uji prasyarat serta uji Independent Sample t-test berbantuan program SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata post-test kelompok eksperimen sebesar 35,93 (kategori Berkembang Sangat Baik) lebih tinggi daripada kelompok kontrol yang sebesar 27,13 (kategori Berkembang Sesuai Harapan). Berdasarkan uji-t, diperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar < 0,001 yang lebih kecil dari 0,05, sehingga hipotesis nol (H0​) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha​) diterima. Implikasi dari penelitian ini membuktikan bahwa stimulasi motorik halus yang dirancang secara bertahap dan terstruktur melalui metode eksperimen efektif meningkatkan keterampilan fisik-motorik anak. Selain memicu kelenturan otot tangan, aktivitas interaktif ini juga berkontribusi positif terhadap penguatan aspek kognitif anak dalam mengenali bentuk geometri serta membangun kemandirian, konsentrasi, dan rasa percaya diri sejak usia dini.
Pengaruh Kegiatan Kolase Berbantuan Media Kulit Jagung Kering Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Kelompok B Kadek Sritami; Ni Luh Ika Windayani; Komang Agus Budhi Arya Pramana
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.1052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sejauh mana kegiatan kolase dengan media kulit jagung kering dapat berkontribusi dalam meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia dini kelompok B di TK Lila Hita, khususnya dalam melatih kontrol gerakan jari serta koordinasi mata dan tangan yang sebelumnya belum berkembang secara optimal. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (Quasi Experimental Design) dengan rancangan Posttest-Only Control Group Design. Pendekatan penelitian bersifat kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 30 peserta didik yang dibagi ke dalam dua kelas, yaitu kelompok B1 sebagai kelas eksperimen (15 anak) yang mendapatkan perlakuan kegiatan kolase media kulit jagung kering, dan kelompok B2 sebagai kelas kontrol (15 anak) yang menggunakan metode konvensional. Data dikumpulkan melalui observasi serta dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis (Independent Samples T-Test) berbantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Kelompok eksperimen memperoleh nilai rata-rata posttest kemampuan motorik halus sebesar 35,67, sedangkan kelompok kontrol hanya memperoleh nilai rata-rata sebesar 25,4. Hasil uji-t menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05), sehingga hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Kegiatan kolase berbantuan media kulit jagung kering terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap motorik halus anak. Implikasinya, media ini dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang kreatif, ekonomis, dan ramah lingkungan bagi guru PAUD. Selain mengoptimalkan motorik halus melalui pengalaman konkret, kegiatan manipulatif ini juga menstimulasi aspek kognitif, sosial-emosional, dan kreativitas anak sesuai dengan teori konstruktivisme.
Pengaruh Kegiatan Seni Gores Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini Kadek Tia Dwiyani; Ni Wayan Risna Dewi; Ni Luh Ika Windayani
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.1072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan seni gores terhadap perkembangan motorik halus anak usia dini di TK Santo Rafael, yang dilatarbelakangi oleh belum optimalnya koordinasi mata-tangan dan kelenturan jari anak kelompok B. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (Quasi Experimental Design) dengan desain Nonequivalent Control Group Design melalui pendekatan kuantitatif. Sampel dipilih menggunakan teknik sampling jenuh yang terbagi menjadi kelompok eksperimen (B1, 15 anak) dengan perlakuan seni gores dan kelompok kontrol (B2, 15 anak) dengan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui observasi serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t (Independent Samples Test) berbantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata posttest motorik halus kelompok eksperimen sebesar 35,67, jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang hanya mencapai 25,40. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Indikator koordinasi mata dan tangan menunjukkan perkembangan paling optimal dengan rata-rata skor 3,60, sementara kemampuan memanipulasi alat kecil memperoleh skor 3,53. Implikasi dari penelitian ini membuktikan bahwa kegiatan seni gores yang bersifat bebas dan eksploratif efektif menjadi stimulus utama dalam mengoptimalkan otot-otot kecil tangan serta koordinasi visual-motorik anak. Selain itu, aktivitas menyenangkan ini juga memberikan dampak positif sekunder dalam menstimulasi aspek perkembangan bahasa serta sosial-emosional anak melalui interaksi aktif selama proses pembelajaran.
Pengaruh Kegiatan Melukis Menggunakan Kuas Spon Eksploratif Bertekstur Terhadap Motorik Halus Anak Usia Dini Kelompok B di TK Widya Kumara Sari Kadek Dely Kariani; Ni Luh Ika Windayani; Komang Agus Budhi Arya Pramana
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.1083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengetahui pengaruh kegiatan melukis menggunakan media inovatif berupa kuas spons eksploratif bertekstur terhadap peningkatan keterampilan motorik halus anak usia dini pada Kelompok B di TK Widya Kumara Sari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kuasi eksperimen (quasi-experimental) dan desain Posttest-Only Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 30 peserta didik Kelompok B yang dibagi ke dalam dua kelas, yaitu Kelompok B1 sebagai kelas eksperimen (15 anak) dan Kelompok B2 sebagai kelas kontrol (15 anak). Data dikumpulkan melalui metode observasi terstruktur menggunakan 10 item pernyataan instrumen serta dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis (Independent Samples T-Test) berbantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada kemampuan motorik halus anak. Nilai rata-rata posttest kelompok eksperimen yang mendapatkan perlakuan melukis dengan kuas spons bertekstur mencapai 35,67 (kategori Berkembang Sangat Baik). Nilai ini jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional dengan rata-rata 25,40. Hasil uji-t menunjukkan nilai Sig. (2-tailed)=0,000<0,05, sehingga H0​ ditolak dan Ha​ diterima
Pengaruh Kegiatan Kolase Berbahan Alam Terhadap Perkembangan Kreativitas Anak Usia Dini Ni Putu Eka Octavia Darmayani; Ni Luh Ika Windayani; Ni Wayan Risna Dewi
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.1190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan kolase berbahan alam terhadap perkembangan kreativitas anak usia dini pada kelompok B di TK Pradnya Paramita. Masalah utama yang melatarbelakangi studi ini adalah rendahnya kreativitas anak, seperti kurangnya variasi karya dan kecenderungan meniru contoh guru secara monoton. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan Quasi-Experimental Design. Teknik pengambilan sampel menerapkan cluster random sampling, yang menetapkan kelompok B3 (18 siswa) sebagai kelas eksperimen dengan perlakuan kolase berbahan alam, dan kelompok B4 (18 siswa) sebagai kelas kontrol dengan kegiatan menempel konvensional. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan 15 butir instrumen penilaian, kemudian dianalisis menggunakan uji-t (Independent Samples Test) berbantuan SPSS versi 26. Uji hipotesis menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000, yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05 (0,000 < 0,05), sehingga $H_0$ ditolak dan $H_a$ diterima. Kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata kreativitas pasca-perlakuan (posttest) sebesar 53,50 yang masuk dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Hasil ini signifikan lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata kelas kontrol yang hanya mencapai 44,00. Penerapan strategi scaffolding terbukti sukses membantu anak mengatasi kesulitan teknis di awal pertemuan hingga mampu berkarya secara mandiri dan bervariasi. Kegiatan kolase memanfaatkan bahan alam dari lingkungan sekitar dapat dijadikan sebagai strategi pembelajaran yang inovatif, menyenangkan, dan efektif di lembaga PAUD. Media ini tidak hanya mengoptimalkan kreativitas dan daya imajinasi anak secara visual, melainkan juga menstimulasi koordinasi fisik motorik halus serta melatih kecerdasan sosial-emosional anak melalui proses eksplorasi langsung yang bermakna