Kemampuan motorik halus merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak usia 5–6 tahun yang perlu distimulasi melalui kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media plastisin terhadap kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun di TK PKK Bagik Payung Kecamatan Suralaga. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain One Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian berjumlah 22 anak kelompok B yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan persentase dan uji-t. Hasil: Hasil pretest menunjukkan jumlah skor 206 dengan rata-rata persentase 39% dalam kategori Mulai Berkembang (MB). Setelah diberikan perlakuan melalui kegiatan bermain dan membentuk menggunakan plastisin, hasil posttest meningkat menjadi 402 dengan rata-rata persentase 76% dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), atau meningkat sebesar 37 poin persentase. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai thitung = 38,289 > ttabel = 1,721 pada taraf signifikansi 5%, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Implikasi: Media plastisin dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran konkret dan berbasis bermain untuk memberikan stimulasi terhadap kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun secara terarah dan menyenangkan
Copyrights © 2026