Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek Materialisme, Dialektika dan Logika (Madilog) perspektif Tan Malaka dalam logika mistika kebudayaan Lamaholot terkhsusnya pada masyarakat di kecamatan Lewolema. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data utama tokoh adat dan tokoh masyarakat di kecamatan Lewolema dengan maksud tidak semua masyarakat Lamaholot di kecamatan Lewolema dijadikan narasumber. Pemilihan informan ini ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling atau bertujuan. Data penelitian ini berupa ritual yang dideskripsikan dalam bentuk wacana. Pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan studi dokumentasi. Data tersebut dianalisis menggunakan teori materialisme, dialektika dan logika dalam prespektif Tan Malaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa analisis materialisme, dialektika dan logika perspektif Tan Malaka dalam logika mistika kebudayaan Lamaholot meliputi ranah abstrak dan konkret yang termuat dalam ritual (1) Depa Dua dan Beretek Manuk pada masyarakat Sinar Hading, (2) ritual Pau Kaka Bapa pada masyarakat Bantala, (3) ritual Agu’at pada masyarakat Ile Padung, dan (4) ritual Hode Ura Wai pada masyarakat Baluk Hering.
Copyrights © 2026