Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang perundungan dan memperkuat karakter mereka dengan menanamkan nilai-nilai saling menghormati, empati, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 18 Juli 2026 di SD Negeri 019 Logas, melibatkan guru dan siswa kelas 5 dan 6. Metode yang digunakan adalah pendekatan pendidikan berbasis partisipatif yang terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap pelaksanaan meliputi penyajian materi menggunakan presentasi PowerPoint dan video animasi, diskusi interaktif, sesi tanya jawab, dan icebreaker, sedangkan evaluasi dilakukan melalui tanya jawab lisan untuk menilai tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang disajikan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa tentang definisi perundungan, bentuk-bentuknya, dampaknya, dan upaya pencegahannya. Selain itu, siswa menunjukkan kesadaran yang lebih besar dalam menerapkan nilai-nilai karakter, seperti saling menghormati, empati, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama. Dengan demikian, kampanye kesadaran anti-perundungan dapat berfungsi sebagai langkah pencegahan yang efektif untuk memperkuat karakter siswa dan mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.
Copyrights © 2026