Lingkungan sekolah merupakan ruang strategis untuk menanamkan literasi lingkungan, kesehatan, dan karakter kepada peserta didik melalui kegiatan pembelajaran yang kontekstual dan berbasis pengalaman. Pengenalan pengelolaan lingkungan melalui biopori dan tanaman obat keluarga (TOGA) memungkinkan siswa memperoleh pengalaman langsung dalam memahami pengelolaan sampah organik, konservasi air, penghijauan, dan pemanfaatan tanaman secara bijak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa sekolah dasar mengenai manfaat dan pembuatan lubang resapan biopori. Metode kegiatan meliputi observasi, sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung dan pendampingan. Kegiatan ini menghasilkan tiga lubang resapan biopori dan lima belas tanaman TOGA yang ditanam di lingkungan sekolah. Hasil tersebut menunjukkan bahwa workshop berbasis praktik berpotensi meningkatkan pengetahuan sekaligus keterampilan siswa dalam pengelolaan lingkungan dan pengenalan tanaman obat.
Copyrights © 2026