Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ISAK 35-Based Financial Statement Training for Improving Transparency and Accountability at Masjid Jami’ Al-Barokah Mohamad Zulman Hakim; Amaliah Muliawati; Efi Apriliani; Ine Rahmawati Bahtiar; Siti Mardiyanah
CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2026): Mei - Juli
Publisher : CITAKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citakarya.v4i02.4563

Abstract

This community service program was conducted to increase the knowledge and understanding of mosque administrators in preparing financial statements based on ISAK 35 at Masjid Jami’ Al-Barokah. Financial transparency and accountability are important aspects in maintaining community trust toward mosque management. However, the financial recording system used by the mosque was still limited to simple records of cash inflows and outflows without applying appropriate accounting standards. The program was implemented through several stages, including preparation, implementation, and evaluation, using observation, interviews, counselling sessions, practical exercise, and group discussions. The activity results showed that participants gained a better understanding regarding the preparation of ISAK 35-based financial reports, such as statements of financial position, comprehensive income statements, cash flow statements, and notes to financial statements. This program is expected to encourage mosque administrators, as managers of non-profit organizations, to implement financial management practice that are more structured, transparent, and accountable
SOSIALISASI BIOPORI DAN TAMAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) SEBAGAI UPAYA PENGUATAN LITERASI LINGKUNGAN DAN KESEHATAN SISWA DI SDN PERIUK JAYA PERMAI Ahmad Baidhowi; Amaliah Muliawati; Shah Shahieza Sherly; Dhini Chintia; Aisyah Azzahra; Rayhan Ramadhan Tanjung; Raflyansyah Pebrian
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 04 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan sekolah merupakan ruang strategis untuk menanamkan literasi lingkungan, kesehatan, dan karakter kepada peserta didik melalui kegiatan pembelajaran yang kontekstual dan berbasis pengalaman. Pengenalan pengelolaan lingkungan melalui biopori dan tanaman obat keluarga (TOGA) memungkinkan siswa memperoleh pengalaman langsung dalam memahami pengelolaan sampah organik, konservasi air, penghijauan, dan pemanfaatan tanaman secara bijak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa sekolah dasar mengenai manfaat dan pembuatan lubang resapan biopori. Metode kegiatan meliputi observasi, sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung dan pendampingan. Kegiatan ini menghasilkan tiga lubang resapan biopori dan lima belas tanaman TOGA yang ditanam di lingkungan sekolah. Hasil tersebut menunjukkan bahwa workshop berbasis praktik berpotensi meningkatkan pengetahuan sekaligus keterampilan siswa dalam pengelolaan lingkungan dan pengenalan tanaman obat.
SOSIALISASI PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP, PEMILAHAN SAMPAH, DAN PENGELOLAAN SAMPAH BERNILAI EKONOMI DI KELURAHAN PERIUK JAYA KOTA TANGERANG Wahyul Furqon; Ahmad Baidhowi; Nasrullah Nasrullah; Nikmatullah Kusni; Shah Shahieza Sherly; Amaliah Muliawati; Marsyanda Salsabila Haurizky; Bayu Wibisono
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 04 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah rumah tangga merupakan salah satu persoalan lingkungan perkotaan yang membutuhkan keterlibatan masyarakat sejak sumbernya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pengelolaan lingkungan hidup, pengelolaan dan pemilahan sampah, serta pengelolaan sampah yang masih memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui sosialisasi, diskusi interaktif, demonstrasi, dan praktik pemilahan sampah. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta dapat mengikuti materi mengenai pentingnya menjaga lingkungan, memahami kategori sampah, serta mempraktikkan pemilahan sampah. Pengelolaan sampah yang memiliki nilai ekonomi juga diperkenalkan sebagai bagian dari upaya mengarahkan material yang masih dapat dimanfaatkan menuju penggunaan kembali, daur ulang, atau sistem bank sampah. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran dan kebiasaan masyarakat untuk melakukan pengelolaan sampah secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.