Ketahanan energi merupakan salah satu aspekpenting dalam mendukung keberlanjutanpembangunan suatu negara. Penelitian ini bertujuanuntuk menganalisis perbandingan ketahanan energiantara Indonesia dan Singapura berdasarkan aspekketersediaan energi, keterjangkauan harga, efisiensipengelolaan, serta kebijakan energi yang diterapkan. Indonesia memiliki potensi sumber daya energi yang sangat besar, baik energi fosil maupun energiterbarukan. Namun, pemanfaatannya masih belumoptimal akibat ketergantungan yang tinggi terhadapenergi fosil, keterbatasan infrastruktur, serta belummeratanya distribusi energi di berbagai wilayah.Sebaliknya, Singapura sebagai negara yang tidakmemiliki sumber daya energi alam mampumembangun sistem ketahanan energi yang kuatmelalui strategi impor yang terdiversifikasi, efisiensikonsumsi energi, pemanfaatan teknologi canggih, serta kebijakan transisi menuju energi berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalahpendekatan deskriptif komparatif dengan mengkajiberbagai literatur yang relevan terkait kebijakan dan kondisi energi di kedua negara. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa ketahanan energi tidak hanyaditentukan oleh ketersediaan sumber daya alam, tetapijuga sangat dipengaruhi oleh kualitas tata kelola, kebijakan pemerintah, serta kemampuan dalammemanfaatkan teknologi. Singapura menunjukkantingkat ketahanan energi yang lebih stabil karenamanajemen energi yang efisien, sedangkan Indonesia memiliki potensi besar yang masih perlu dioptimalkanmelalui penguatan kebijakan dan percepatan transisienergi.
Copyrights © 2026