Pengelolaan identitas madrasah di ruang digital memerlukan konten yang terencana, konsisten, dan mampu merepresentasikan karakter institusi. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas siswa MAN 5 Kediri dalam digital branding serta produksi video edukatif dan promosional. Kegiatan dilaksanakan melalui koordinasi dan identifikasi kebutuhan, sosialisasi dan pre-test, pelatihan digital branding dan content planning, praktik videografi smartphone, editing menggunakan CapCut, produksi kelompok, pendampingan, screening karya, post-test, dan penyusunan tindak lanjut. Sebanyak 36 siswa mengikuti pre-test dan 32 siswa mengisi post-test; karena jumlah responden berbeda, hasil dianalisis secara deskriptif pada tingkat kelompok. Rata-rata lima aspek meningkat dari 71,21 menjadi 85,91. Peningkatan terbesar terjadi pada produksi video menggunakan smartphone, dari 53,57 menjadi 85,94, dan perencanaan konten dari 56,43 menjadi 83,20. Pemahaman digital branding mencapai 100,00 pada post-test, sedangkan kemampuan editing hanya meningkat 0,23 poin sehingga masih memerlukan pendampingan lanjutan. Program menunjukkan bahwa pemberdayaan berbasis praktik dapat memperkuat peran siswa sebagai produsen konten sekaligus representasi digital madrasah.
Copyrights © 2026