Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas aktivitas Match-Up berbasis Educandy terhadap penguasaan kosakata bahasa Jerman, serta mengidentifikasi respons peserta didik terhadap penggunaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode nonequivalent control group design. Sampel penelitian melibatkan lima puluh peserta didik kelas sebelas di SMA Negeri Enam Belas Bandung, yang terbagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui instrumen tes dan angket. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa skor posttest kelompok kontrol secara signifikan lebih tinggi daripada kelompok eksperimen dengan tingkat perbedaan kategori tinggi. Hasil uji Wilcoxon juga menunjukkan penurunan skor pada mayoritas peserta didik kelompok eksperimen, sementara mayoritas kelompok kontrol mengalami peningkatan. Di sisi lain, hasil kuesioner memperlihatkan tanggapan yang sangat positif dari sebagian besar peserta didik terhadap media Educandy. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aktivitas Match-Up berbasis Educandy belum terbukti lebih efektif dibandingkan pembelajaran non-digital berbasis lembar kerja dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Jerman. Temuan ini mengindikasikan bahwa keterlibatan afektif yang tinggi terhadap media permainan tidak serta-merta berbanding lurus dengan peningkatan hasil belajar, sehingga penggunaannya memerlukan strategi pendampingan yang tepat.
Copyrights © 2026