SEHAT : JURNAL KESEHATAN TERPADU
Vol. 5 No. 3 (2026)

PENGARUH PEMBERIAN BORAKS TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN MENCIT (MUS MUSCULUS) SEBAGAI INDIKATOR ANEMIA

Titis Cahyaningrum (Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya)
Lully Hanni Endarini (Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya)
Wisnu Istanto (Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya)
Christ Kartika R (Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya)



Article Info

Publish Date
26 Aug 2026

Abstract

Boraks merupakan bahan kimia berbahaya yang masih sering disalahgunakan sebagai bahan tambahan pangan untuk meningkatkan kekenyalan dan daya simpan makanan, meskipun penggunaannya telah dilarang karena berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, salah satunya anemia akibat kerusakan eritrosit oleh radikal bebas yang dihasilkan boraks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian boraks terhadap kadar hemoglobin sebagai indikator anemia pada mencit (Mus musculus). Penelitian eksperimental kuantitatif dengan desain Posttest Only Control Group ini menggunakan 32 ekor mencit jantan yang dibagi menjadi empat kelompok, yaitu kelompok kontrol (C), kelompok dosis 1 (KP1) 1,51 mg/kgBB, kelompok dosis 2 (KP2) 3,02 mg/kgBB, dan kelompok dosis 3 (KP3) 4,52 mg/kgBB. Boraks diberikan secara oral (gavage) selama 14 hari, kemudian kadar hemoglobin diperiksa menggunakan hematology analyzer dan dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney. Rata-rata kadar hemoglobin menurun seiring peningkatan dosis boraks, yaitu 14,9 g/dL (C), 12,4 g/dL (KP1), 10,7 g/dL (KP2), dan 8,8 g/dL (KP3). Uji Kruskal-Wallis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05), sedangkan uji Mann-Whitney menunjukkan nilai p-value 0,001 (p<0,05) pada seluruh perbandingan kelompok. Simpulan: Pemberian boraks berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar hemoglobin mencit (Mus musculus) sebagai indikator anemia; semakin tinggi dosis boraks yang diberikan, semakin rendah kadar hemoglobin yang dihasilkan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

s-jkt

Publisher

Subject

Dentistry Environmental Science Health Professions Neuroscience Nursing Public Health Veterinary

Description

SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Journal of Health is a broad field of health such as health, Occupational Safety and Health, Epidemiology, nursing, public health, midwifery, medicine, Health Economics, Health Policy, Environmental health .pharmacy, health psychology, nutrition, health technology, ...