EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan
Vol. 6 No. 3 (2026)

EFEKTIVITAS KONSELING INDIVIDU TEKNIK KURSI KOSONG UNTUK MENGATASI INNER CHILD PADA MAHASISWA

Safitri Safitri (Universitas Tadulako)
Micha Felayati Silalahi (Universitas Tadulako)
Ikhlas Rasido (Universitas Tadulako)
Nur Eka Wahyuningsih Riyadi (Universitas Tadulako)



Article Info

Publish Date
30 Aug 2026

Abstract

Inner child refers to the part of the self associated with emotional experiences during childhood that may influence emotional conditions, self-confidence, interpersonal relationships, and behavior in adulthood. This study aimed to determine the effectiveness of individual counseling using the empty chair technique in addressing inner child issues among university students. The study employed a quantitative approach with a Single Subject Research (SSR) A–B design. The population consisted of 80 students from the 2023 cohort at Universitas Tadulako, while two students were selected through purposive sampling based on screening results, predetermined research criteria, and their willingness to participate in the entire intervention process. Measurements were conducted six times, consisting of two baseline (A) sessions and four intervention (B) sessions, using a 30-item inner child questionnaire. The instrument testing showed that all items were valid, with calculated r values exceeding the r table value of 0.219, and a Cronbach’s Alpha coefficient of 0.898. The results showed an increase in inner child scores in both subjects following the intervention. Subject 1 increased from 33–34 during the baseline phase to 40, 60, 79, and 105 during the intervention phase, while Subject 2 increased from 35–36 to 44, 68, 86, and 111. In this study, higher scores indicated a better inner child condition. The between-condition analysis showed a 0% overlap percentage for both subjects. These findings indicate that individual counseling using the empty chair technique produced positive changes and was effective in addressing inner child issues among the two university students who participated in the study. ABSTRAK Inner child merupakan bagian diri yang berkaitan dengan pengalaman emosional masa kanak-kanak dan dapat memengaruhi kondisi emosional, kepercayaan diri, hubungan interpersonal, serta perilaku individu pada masa dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling individu menggunakan teknik kursi kosong dalam mengatasi permasalahan inner child pada mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Single Subject Research (SSR) A–B. Populasi penelitian berjumlah 80 mahasiswa angkatan 2023 Universitas Tadulako, sedangkan dua mahasiswa dipilih sebagai subjek melalui purposive sampling berdasarkan hasil screening, kriteria penelitian, dan kesediaan mengikuti seluruh rangkaian intervensi. Pengukuran dilakukan sebanyak enam kali, terdiri atas dua kali fase baseline (A) dan empat kali fase intervensi (B), menggunakan angket inner child yang terdiri atas 30 butir. Hasil uji instrumen menunjukkan seluruh butir valid dengan nilai r hitung lebih besar daripada r tabel sebesar 0,219 dan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,898. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor inner child pada kedua subjek setelah pemberian intervensi. Subjek 1 meningkat dari skor 33–34 pada fase baseline menjadi 40, 60, 79, dan 105 pada fase intervensi, sedangkan Subjek 2 meningkat dari 35–36 menjadi 44, 68, 86, dan 111. Dalam penelitian ini, skor yang lebih tinggi menunjukkan kondisi inner child yang semakin baik. Analisis antar kondisi menunjukkan persentase overlap sebesar 0% pada kedua subjek. Temuan tersebut menunjukkan bahwa konseling individu menggunakan teknik kursi kosong memberikan perubahan positif dan efektif dalam membantu mengatasi permasalahan inner child pada kedua mahasiswa yang menjadi subjek penelitian.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

educator

Publisher

Subject

Education Other

Description

EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan Pendidikan ...